Tutup Apel Kasatwil 2025, Polda Babel Gelar Simulasi Penanganan Unras, Skenario Tertib hingga Aksi Anarkis
“Semua yang kita laksanakan tadi dalam rangka latihan, kalau ada masyarakat yang terganggu mohon maaf. Namun, semua itu kita persiapkan untuk kedepannya apabila menemukan situasi yang sama kita bisa mengatasinya,” ungkap Irjen Viktor.
Selain itu, Viktor menyebutkan bahwa pada Apel Kasatwil 2025 ini, seluruh Kapolres dan Kapolsek jajaran turut menerima pembekalan dari Para Pejabat Utama sesuai fungsinya masing-masing.
Tujuannya, lanjut Viktor, untuk menyatukan persepsi dan visi misi kepada seluruh personel agar bisa melaksanakan tugas sesuai harapan masyarakat.
“Ada pembekalan dari masing-masing PJU sesuai fungsi masing-masing kepada jajaran untuk menyampaikan harapan pimpinan kita tentang perbaikan kualitas personel khususnya dalam kultur dan budaya, tujuannya bagaimana kita bisa melaksanakan tugas sesuai harapan masyarakat,” tegasnya.
Lebih lanjut, jenderal bintang dua Polri ini juga menyoroti terkait pelayanan masyarakat melalui nomor layanan pengaduan 110.
Oleh karenanya, Viktor meminta jajarannya untuk bisa menerima seluruh aduan yang dilaporkan oleh masyarakat melalui layanan itu dengan cepat.
“Kita sekarang sedang menggalakkan 110, artinya dengan 110 ini masyarakat lebih mudah jika membutuhkan bantuan polisi, sehingga target kita adalah bagaimana orang melapor dan kita bisa quick respon,” terangnya.
Sebelumnya, Polda Kepulauan Babel menggelar Apel Kasatwil 2025 selama 2 hari ini sejak Selasa (9/12/25) lalu. Apel Kasatwil ini diikuti seluruh Kapolres dan Kapolsek jajaran di Polda Kep. Babel.
Adapun agenda yang dilakukan mulai dari pemaparan dari berbagai narasumber baik dari internal maupun eksternal Polda, Renungan Ikrar Ksatria Bhayangkara hingga Tactical Floor Game (TFG) di Gedung Tribrata.*
