Polisi Sebut Granat yang Ditemukan di Mentok Dibuat di Inggris 1920 Silam
“Proses pemusnahan dilakukan lewat metode peledakan terkendali, disebut Explosive Ordnance Disposal atau EOD. Meski granat ini merupakan peninggalan sejarah, daya ledaknya terbukti masih aktif dan cukup kuat,” tambah perwira melati dua tersebut.
Ia mengatakan, percikan serpihan dari granat tua melesat di area yang telah diamankan. Seluruh serpihan hasil peledakan kemudian dikumpulkan dan diamankan ke Mako Brimob Babel untuk pemeriksaan lanjutan sesuai SOP penanganan bahan peledak.
“Pemusnahan haris dilakukan demi keselamatan masyarakat dan personel Polres. Ledakan tadi terdengar sangat keras dan membuktikan granat ini masih aktif. Dengan tindakan ini, kami pastikan potensi ancaman dari granat bersejarah sepenuhnya telah hilang,” katanya.
“Kini, situasi di wilayah pesisir Pantai Limbung, Kelurahan Tanjung tempat ditemukan bahan peledak ini tetap aman dan terkendali. Keselamatan masyarakat yang utama, mengingat lokasi penemuan sangat dekat dengan pemukiman,” jelas AKBP Aditya.
