PT Timah Wujudkan Generasi Emas 2045 Lewat Gerakan Ayah Teladan Indonesia
“Jika kita tidak menyikapi perkembangan gadget dengan bijak, anak-anak bisa menjadi korban. Kasus bullying, tekanan media sosial, dan trauma emosional semakin sering terjadi. Karena itu, kehadiran ayah sebagai pendamping, tempat bercerita, dan pembimbing sangat dibutuhkan,” jelasnya.
Rohina berharap seminar ini dapat mendorong para ayah menjadi figur yang hadir, bukan hanya sebagai pencari nafkah, tetapi juga sahabat dan pelindung bagi anak-anak.
Narasumber seminar sekaligus Ketua Himpunan Psikolog Provinsi Kepulauan Riau, Devi Maya Sari, menjabarkan berbagai risiko yang dihadapi anak di era digital. Menurutnya, tumbuh kembang anak saat ini dipengaruhi oleh banyak faktor luar, termasuk lingkungan digital yang sering kali tidak aman.
“Jika keluarga tidak hadir mendampingi, maka dunia yang akan mendidik anak melalui gadget, akses informasi tanpa batas, predator online, hingga cyberbullying. Karena itu, sosok ayah harus lebih peka dan peduli terhadap perkembangan anak,” tegasnya.
Ia berharap para peserta dapat menjadi ayah yang mampu membangun karakter kuat, mental sehat, dan ketahanan diri pada anak agar tidak mudah terjerumus dalam pengaruh negatif.
Melalui seminar GATI, PT TIMAH Tbk Division Area Kundur menegaskan komitmennya untuk mendukung pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas sebagai bagian dari kontribusi perusahaan menuju Generasi Emas 2045. (*)
