“Kegiatan seperti ini sejalan dengan visi madrasah untuk mendidik generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga peduli dan bertanggung jawab terhadap kelestarian alam. Kami berharap sinergi antara lembaga pendidikan dan organisasi lingkungan dapat terus berlanjut demi masa depan yang lebih baik,” ujarnya.

Sementara itu, Ahmad Juliyanta selaku Koordinator Green Leadership Indonesia Wilayah Bangka Belitung menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan membangun kesadaran lingkungan pada generasi muda. “Melalui Gerakan Pemuda untuk Alam Lestari, kami ingin menanamkan nilai penting menjaga serta melestarikan lingkungan, khususnya di lingkungan sekolah dan masyarakat sekitar,” tuturnya.

Kegiatan edukasi ini tidak hanya berhenti pada penyuluhan, melainkan diiringi aksi nyata dengan penanaman sekitar 50 batang pohon di lingkungan sekolah. Diharapkan, dengan penanaman ini, siswa dapat langsung menerapkan pelajaran mengenai penghijauan yang didapat selama dialog.

Baca Juga  MTs Plus Bahrul Ulum Sungailiat Gelar In House Training Penguatan Kompetensi Guru dengan Pendekatan Deep Learning

Acara ini menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam menjaga lingkungan Bangka Belitung agar tetap lestari dan nyaman bagi generasi sekarang dan masa depan. Semangat untuk terus menjaga lingkungan diapresiasi oleh seluruh pihak yang terlibat.