Sesak Napas saat Mancing, Warga asal Pangkalpinang Meninggal di Perairan Tanjung Pesona
Namun, pada Senin pagi pukul 07.00 Wib, saat dibangunkan, tubuh korban sudah kaku dan tidak merespons. Menyadari situasi darurat di area tanpa sinyal (blank spot) rekan korban berinisiatif memindahkan kapal mendekati area Pantai Pesona untuk mendapatkan sinyal dan menghubungi Kansar Pangkalpinang untuk meminta bantuan Evakuasi.
Menanggapi laporan tersebut, satu Tim Rescue diberangkatkan menggunakan kapal cepat RBB (Rigid Buoyancy Boat) milik Basarnas menuju koordinat 1° 52.168’S 106° 20.866’E.
Operasi ini melibatkan unsur gabungan dari Rescuer Kansar Pangkalpinang, ABK KN SAR Karna, Satpolairud Polres Pangkalpinang, dan Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK).
“Setiba di lokasi, tim medis dari BKK segera melakukan pemeriksaan fisik. Setelah dipastikan meninggal dunia, jenazah korban dievakuasi ke kapal Basarnas dan dibawa menuju Dermaga TPI Pangkalbalam,” ujar Mikel.
Setibanya di dermaga, jenazah langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dikebumikan. Mikel Rachman Junika turut menyampaikan apresiasinya kepada seluruh unsur SAR yang terlibat.
“Terima kasih kepada segenap unsur SAR Gabungan yang telah mendukung pelaksanaan operasi ini. Dengan selesainya proses evakuasi, operasi SAR resmi dinyatakan ditutup,” tutup Mikel.
