“Kami berharap aktivitas nelayan tidak terganggu. Pemerintah daerah harus bisa meyakinkan bahwa dampaknya tidak luas. DPRD juga harus benar-benar mengkaji secara mendalam, supaya ke depan tidak saling menyalahkan,” tuturnya.

Abdul Gani juga meminta agar proses penyampaian informasi dilakukan secara terbuka dan berkesinambungan kepada masyarakat.

“Sampaikan terus langkah dan tahapannya agar masyarakat mengerti. Jangan sampai nanti dewan yang repot karena didatangi masyarakat,” sambungnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya mendengar aspirasi nelayan dan memperhatikan aspek lingkungan, mengingat Pulau Gelasa juga dikenal sebagai salah satu habitat penyu.

“Ada warga kami yang sempat ditangkap karena kasus telur penyu. Ini perlu dikaji secara adil. Jangan sampai yang kecil ditangkap, sementara yang besar justru tidak tersentuh,” pungkasnya.

Baca Juga  Selamat! Tim SMAN 1 Namang Juara 1 Menghias Tumpeng Tingkat Provinsi Babel