“Apinya dengan cepat membesar dan tidak dapat dikendalikan. Korban yang terkejut langsung minta pertolongan, warga sekitar berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Karena api terus membesar, mobil itu tidak bisa diselamatkan,” katanya.

Ia mengatakan, kerugian materiil atas terbakarnya mobil dengan pelat nomor BN 1392 itu ditaksir cukup besar. Usai kejadian sekira jam 14.34 Wib, mobil yang terbakar dievakuasi dan dibawa ke rumah korban di Desa Tumbak Petar, Jebus menggunakan mobil truk.

“Ada dibantu oleh rekan-rekan korban bawa mobil itu ke Tumbak Petar. Semoga peristiwa ini jadi peringatan bagi masyarakat agar tidak melakukan pengelolaan BBM sembarangan. Ya karena potensi bahayanya tentu dapat mengancam keselamatan jiwa,” ujar dia.

Baca Juga  Khawatir Meledak, Penumpang Avanza Panik dan Keluar Mobil

“Bukan hanya menimbulkan kerugian materil saja. Tentunya diperlukan pula imbauan serta pengawasan dari pihak terkait guna mencegah terulangnya kejadian serupa di wilayah Kecamatan Parittiga dan sekitarnya,” ungkap pria berusia 46 tahun tersebut.

Timelines.id berupaya mengonfirmasi manajemen SPBU Kiamjung untuk memberikan hak jawab dalam pemberitaan.