Menurut Algafry, masjid yang hidup tidak hanya berdampak pada peningkatan ibadah personal, tetapi juga mampu melahirkan lingkungan sosial yang saling menguatkan.

“Masjid yang kita ramaikan bersama akan menumbuhkan rasa peduli, kebersamaan, dan saling menguatkan di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Ia juga berharap pesan-pesan keagamaan yang disampaikan oleh Dr. KH. Muhammad Faiz Syukron Ma’mun dapat menjadi pengingat bagi masyarakat untuk menjaga keseimbangan hidup, memperkuat keikhlasan, serta menumbuhkan rasa syukur dalam menjalani kehidupan.

“Tadi disampaikan pentingnya sikap menerima dan ikhlas sebagai kunci ketenangan batin. Ini menjadi pengingat sederhana agar kita terus menjaga ibadah, silaturahmi, dan kepedulian sosial,” terang Algafry.

Pada kesempatan tersebut, Bupati dan Wakil Bupati Bangka Tengah juga menyerahkan santunan kepada masyarakat yang membutuhkan, berupa 20 santunan bagi anak yatim dan 10 santunan untuk kaum dhuafa. Kegiatan Sajadah Fajar kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Dr. KH. Muhammad Faiz Syukron Ma’mun.

Baca Juga  Warga Desa Perlang Gotong Royong Semen Bahu Jalan, Jaga Aset Pemda Bangka Tengah