Kronologi Kejadian Insiden bermula saat korban berangkat mencari ikan dari Pelabuhan Sadai pada Senin (15/12) pukul 15.00 WIB. Korban menggunakan KM Sinar Surya (3 GT, warna putih) dan berangkat beriringan dengan kapal milik iparnya, Amir.

Setibanya di perairan Tanjung Merun, kedua kapal sempat berpencar untuk mencari titik tangkap ikan. Namun, pada Selasa dini hari pukul 01.00 WIB, Amir yang berada sekitar 50 meter dari lokasi korban, mencoba mendekati KM Sinar Surya.

Amir terkejut saat mendapati kapal tersebut kosong. Sukri tidak ditemukan di atas kapal. Upaya pencarian mandiri yang dilakukan Amir di sekitar lokasi lego jangkar tidak membuahkan hasil. Amir akhirnya memutuskan menarik kapal korban kembali ke Sadai dan melaporkan kejadian tersebut.

Baca Juga  Ditreskrimsus Polda Babel Dikabarkan Amankan 1 Truk Bermuatan Pasir Timah di Pelabuhan Sadai

Saat ini, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Rescuer USS Toboali, Ditpolairud Polda Babel, Satpolairud Polres Basel, PB-Damkar Basel, serta nelayan setempat tengah melakukan penyisiran di titik koordinat 3° 2’59.58″S 106°54’56.40″E menggunakan Kapal Patroli 1302 milik Porlairud Polres Basel.