“Apalagi pemerintah daerah luar biasa dukungannya. Mudah-mudahan bisa menjadi model koperasi bisa mengelola apa yang dibutuhkan oleh masyarakat di desa pesisir dan pantai yang masyarakatnya adalah nelayan dan petambak, kolaborasi ini adalah kerja sama antara Kementerian Koperasi, KKP bersama Pertamina,” imbuh Ferry.

“Pesan presiden menyampaikan pesan pasal 33, negara akan hadir, perekonomian nasional disusun berdasarkan asas kekeluargaan dan kebersamaan. Ini adalah bagian dari kebersamaan kita. Mudah-mudahan bisa bermanfaat dan dampaknya bagi masyarakat terasa.”

Kata Ferry, Kemenkop hari ini membicarakan tentang bagaimana koperasi desa yang khususnya berada di sekitar pesisir pantai ini memiliki unit usaha salah satunya adalah pengelolaan SPBUN.

“SPBUN nanti juga ada menyediakan kegiatan-kegiatan lain yang tentu didukung oleh PT Pertamina dapat bantuan dari KKP pabrik es batu atau lainnya,” tambahnya.

Baca Juga  Pekasem Teritip Basel Dicatat sebagai KIK, Elfan: sudah 15 KIK Basel Terdaftar di Kemenkumham

Sementara, Wamen KKP, Didit Herdiawan menyebut Kampung Nelayan Merah Putih ini akan dikawinkan dengan Koperasi Desa Merah Putih salah satunya yang ada di sini sekarang yaitu ditambahkan pengelolaan SPBUN.

“Nanti ke depan kita akan bangun 1000 kampung nelayan tahun 2026 dan mudah-mudahan akan bertambah itu dalam waktu dekat. Anggaran spbun sudah dari koperasi,” kata Wamen KKP.

Menurut Wamen, SPBUN akan digunakan oleh nelayan untuk melaut. “Banyak sekali bantuan untuk satu kampung nelayan, bantuan kapal bisa 3 sampai 10 kapal yang isinya 3 GT one day fishing.  Ini merupakan berkolaborasi untuk melaksanakan kegiatan sebagai bagian dari hulu untuk bisa disediakan bagi masyarakat setempat dan juga nanti juga dikawinkan dengan pelaksanaan kegiatan MBG yang ada di wilayah tersebut,” tutupnya.

Baca Juga  Polisi Beberkan Kronologi Pembunuhan Remaja di Toboali

Turut hadir dalam acara tersebut, Dirut Operasional Pemasaran Pertamina, Eko Ricky Susanto, Bupati Basel, Riza Herdavid, Pj Sekda Babel, Ferry Afrianto.