Penguji kedua, Dr. Irhamni, M.Pd., menilai penelitian ini menarik karena mengangkat integrasi pendekatan komunikatif dengan PjBL yang relatif jarang diteliti dalam pembelajaran bahasa Arab. Ia menyarankan agar pembahasan hasil penelitian disajikan secara lebih ilmiah dengan memadukan analisis peneliti, pandangan para ahli, serta teori yang relevan.

Sementara itu, pimpinan sidang sekaligus pembimbing I, Dr. Moch Wahib Dariyadi, S.Pd., M.Pd., mendorong pendalaman analisis pada setiap indikator keterampilan berbicara bahasa Arab yang dihasilkan melalui penerapan PjBL. Para penguji juga mengapresiasi capaian penelitian yang tidak hanya menghasilkan tesis, tetapi juga artikel jurnal, konten media sosial edukatif, dan poster ilmiah.

“Menempuh studi magister bukanlah hal yang mudah, apalagi dengan usia yang tak muda lagi, pun dengan tanggung jawab sebagai seorang istri, ibu dan juga pengajar di dua instansi. Tetapi dengan prinsip belajar sepanjang hayat, dan juga dengan dukungan dari keluarga, rekan kerja, pembimbing dan teman-teman, saya dapat menyelesaikan pendidikan Magister Pendidikan Bahasa Arab ini dalam 3 semester,” ujar Yuliasari.

Baca Juga  Geger! Warga Temukan Tulang Belulang Manusia di Pondok Kebun Desa Batu Rusa

Lebih lanjut, Yuliasari menyampaikan, “Saya merasa beruntung mendapatkan bimbingan dari dosen-dosen luar biasa, seperti Ustadz Wahib dan Ustadzah Laily. Mereka tidak hanya membimbing saya secara akademik, tetapi juga mendorong saya untuk menjadi peneliti yang kritis dan bertanggung jawab,” katanya.

Sebagai lulusan dengan hasil sangat memuaskan, Yuliasari merekomendasikan Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Arab Universitas Negeri Malang sebagai pilihan strategis bagi para guru dan calon pendidik yang ingin meningkatkan kualitas keilmuan dan profesionalisme di bidang Pendidikan Bahasa Arab. Terlebih, Universitas Negeri Malang kini juga telah membuka Program Doktor (S3) Pendidikan Bahasa Arab dan tercatat sebagai kampus pendidikan terbaik nasional.

Ke depan, Yuliasari berharap hasil penelitiannya dapat memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pembelajaran bahasa Arab di madrasah ibtidaiyah dan lembaga pendidikan keagamaan. Dengan bekal keilmuan yang terus diperbarui, ia berkomitmen menghadirkan pembelajaran yang lebih komunikatif, humanis, dan relevan, sehingga siswa tidak hanya memahami bahasa Arab secara teoretis, tetapi juga mampu menggunakannya secara aktif dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga  Kejari Cabang Belinyu Tetapkan Dua Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Ruang Praktik SMKN 1 Belinyu