Ia menambahkan, pelantikan ini bukan akhir dari sebuah pencapaian, tetapi awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Kepemimpinan saat ini tidak lagi ditentukan oleh sebuah senioritas, melainkan kemampuan menghadirkan solusi dan inovasi untuk daerah.

“Saya ingatkan bagi para pejabat yang dilantik agar mampu menerjemahkan visi dan misi kepala daerah ke dalam kerja nyata di perangkat daerah masing-masing. Pimpinan OPD harus bangun tim kerja yang solid, adaptif terhadap perubahan,” ujar Markus.

“Kalian harus menjadi teladan bagi jajaran. Pelantikan ini bukan sekadar agenda administratif, melainkan penegasan arah baru pemerintahan daerah yang tetap mengedepankan meritokrasi dan kecepatan eksekusi program,” ujar Ketua DPC PDIP Babar itu.

Baca Juga  PU Babar Kebut Pengerjaan Gedung Sport Hall dan Tribun Stadion Porprov VI Babel

“Ini juga jadi momentum keberanian mengambil kebijakan berbasis data dan kebutuhan masyarakat. Saya membutuhkan pemimpin organisasi perangkat daerah yang tidak hanya bekerja dari balik meja, tetapi hadir langsung di tengah masyarakat,” kata dia.

Pemimpin OPD juga diharapkan tidak hanya fokus pada penyusunan laporan, tetapi mampu menghasilkan capaian yang dirasakan langsung oleh publik. Dalam kesempatan itu, Markus menekankan pentingnya sinergi dan loyalitas dalam pemerintahan.

“Loyalitas yang saya maksud itu bukan berarti menutup ruang kritik, tapi jadi komitmen untuk mendukung kebijakan yang berpihak kepada kepentingan masyarakat, meskipun kebijakan tersebut tidak selalu mudah atau populer,” jelas Markus.

“Bupati dan Wakil Bupati tidak mungkin bekerja sendiri. Diperlukan kerja sama, loyalitas yang sehat, serta integritas dari seluruh pejabat untuk membangun Bangka Barat yang lebih baik,” ujarnya.

Baca Juga  297 Pengawas TPS di Bangka Tengah Resmi Dilantik