Telan Dana Rp3,5 M, Proyek PLHUT yang Dikerjakan CV Ulim Tak Kunjung Rampung
“Seharusnya pekerjaan ini telah masuk tahap pemeliharaan. Tapi di lapangan, pekerja proyek masih terlihat sibuk menyelesaikan pekerjaan item demi item. Mana sepertinya plang proyek sudah dicopot, padahal plang, bentuk keterbukaan informasi,” katanya.
Meski ada denda jika terlambat sekitar 1/1000 per hari, namun pria berusia 36 tahun itu menyoroti akan proses perencanaan kegiatan. Pasalnya, di Komplek Perkantoran Pemkab Babar, ada juga beberapa kegiatan kontruksi tetapi berhasil dirampungkan.
Hal senada juga disampaikan Marsal, warga Kecamatan Mentok lainnya. Dia meminta aparat kepolisian atau pun kejaksaan dapat turun langsung melakukan penyelidikan. Mengingat, setiap uang negara yang dikucurkan ada pertanggungjawaban yang jelas.
“Saya lihat gedung laboratorium depan Polres Babar itu selesai tepat waktu. Kenapa ini tidak, kalau berbicara faktor cuaca, seharusnya yang lain juga terdampak. Jadi saya mohon ada tim aparat yang turun untuk mengecek kegiatan di Kantor Kemenag itu,” ujar dia.
Timelines.id berupaya mengonfirmasi pimpinan CV Ulim dan Kepala Kemenag Bangka Barat.
