Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah harus memiliki dokumen perencanaan terkait penanganan kawasan rawan banjir.

“Beberapa tahun lalu, Bupati Algafry Rahman sudah mengarahkan Kepala DPUTRP untuk mencari solusi dan melakukan tindakan konkret, karena wilayah ini memang rawan banjir,” sambungnya.

Sementara itu, Kepala DinsosPMD Bangka Tengah, Padlillah, menyampaikan bahwa sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) telah berupaya melakukan penanganan sejak awal terjadinya bencana.

“Kemarin kami dari DinsosPMD sudah menyalurkan bantuan, terutama untuk memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak. Warga membutuhkan makan dan sandang, dan semuanya sudah kami distribusikan,” ujarnya.

Di sisi lain, Ketua RT 10 Kelurahan Berok, Burhanudin, mengaku bersyukur atas bantuan paket sembako yang diterima warganya.

Baca Juga  Pelanggar Ops Keselamatan Menumbing di Bateng Langsung Sidang di Tempat

“Terima kasih atas bantuan paket sembakonya. Ada sembilan KK yang terdampak, dan banjir ini sudah sering kami alami. Kami mohon pemerintah dapat membantu mengatasi persoalan banjir ini, terutama terkait pembuangan air,” tuturnya.