Warga Desa Perlang Tegas Tolak PLTN di Pulau Kelasa, Bantah Klaim Respons Positif PT Thorcon
Ia juga menilai proses sosialisasi dilakukan secara satu arah tanpa ruang partisipasi masyarakat. Menurutnya, pihak perusahaan hanya memaparkan dampak positif pembangunan PLTN versi mereka, tanpa menjelaskan potensi dampak negatif yang mungkin ditimbulkan.
Selain itu, Pulau Kelasa dan wilayah perairan sekitarnya selama ini dimanfaatkan oleh nelayan untuk mencari cumi (sotong), memancing ikan karang, serta menjadi lokasi berlindung saat cuaca buruk dan badai.
Tak hanya itu, Pulau Kelasa juga diketahui sebagai habitat satwa laut dilindungi, seperti penyu hijau, penyu sisik, penyu belimbing, serta lumba-lumba. Kondisi tersebut dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata unggulan di Kabupaten Bangka Tengah.
“Oleh karena itu, isu mengenai adanya respons positif dan dukungan masyarakat Desa Perlang terhadap pembangunan PLTN di Pulau Kelasa perlu diluruskan dan diklarifikasi,” tegas Rival.
