Melihat kejadian tersebut, saksi langsung histeris dan memberitahukan kepada ayah korban sebelum akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Belinyu. Personel piket Polsek Belinyu tiba di lokasi sekitar pukul 18.20 Wib, di mana posisi korban sudah diturunkan oleh pihak keluarga.

Berdasarkan keterangan orang tua korban, AS diketahui sedang berjuang melawan penyakit asam lambung dan mengalami depresi berat.

Korban disebut sering menyendiri, melamun, dan sempat berhalusinasi dalam beberapa waktu terakhir.

Pihak keluarga juga mengungkap bahwa korban pernah dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) pada Agustus 2025 dan sempat mengonsumsi obat-obatan hingga Oktober 2025 sebelum akhirnya memutuskan untuk berhenti menjalani pengobatan atas kemauan sendiri.

Baca Juga  Jelang Idul Fitri 1444 H, 6.500 Kilogram Daging Beku Siap Penuhi Kebutuhan di Bangka

Diduga, kondisi mental korban semakin menurun setelah kehilangan salah satu saudara kandungnya.

Disclaimer: Kamu yang mungkin saat ini sedang memiliki pemikiran mengakhiri hidup agar segera menghubungi layanan psikolog dan psikiater. Layanan ini dapat diakses melalui ponsel kamu.