Bagaimana bisa aku bersaing dengan bayanganku sendiri
Jika lintasan lariku penuh duri
sementara mereka terbang di atas pelangi?

Kita dipaksa menjadi mesin yang stabil dan tabah
Mengejar mimpi yang katanya pasti akan singgah
Namun, “pasti” milik siapa yang sedang kita bicarakan?
Sebab seringkali, “pelan-pelan” hanyalah nama lain dari penundaan
Dan “bersaing dengan diri sendiri” adalah cara kita memaafkan ketimpangan

Jangan racuni lelah kami dengan janji-janji surgawi
Jika struktur duniamu masih menghamba pada kasta dan upeti
Menjadi lebih baik dari kemarin memang sebuah nilai
Tapi mengakui bahwa sistem ini curang adalah langkah pertama agar kita tak mati terurai

Karya Makmur, 3 Januari 2026

Baca Juga  Kita Lupa Bercinta dengan Alam