“Kalau sesuai aturan kelompok, bantuan ini tidak boleh dimiliki perorangan. Digilir agar semua nelayan bisa merasakan manfaatnya. Jadi benar-benar untuk kepentingan bersama,” tambahnya.

Harman mengatakan, di wilayah Penganak aktivitas pertambangan dengan nelayan di laut dapat berdampingan.

“Kalau dikelola dengan baik, aktivitas pertambangan dan nelayan di laut bisa saling berdampingan. Ini jadi dua sumber ekonomi masyarakat yang bisa berjalan bersama, asal saling pengertian,” kata Harman.

Atas bantuan tersebut, pengurus dan anggota Kelompok Nelayan Penganak menyampaikan apresiasi kepada PT TIMAH Tbk.

“Kami sangat berterima kasih atas perhatian PT TIMAH. Harapannya, hasil kelompok nelayan bisa semakin terbantu dan kesejahteraan anggota meningkat,” tutupnya.

Melalui program bantuan sarana perikanan ini, PT TIMAH Tbk terus berupaya hadir memberikan nilai tambah bagi masyarakat pesisir, sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan penguatan ekonomi lokal.

Baca Juga  Semarak Peringatan Bulan K3 Nasional di PT Timah Tbk, Gelar Timah Fire Rescue Challenge

Sumber: Timah.com