“Insyaallah, pada hari Senin LPG sudah bisa kembali didistribusikan secara masif kepada agen dan pangkalan,” ujarnya.

Dalam kondisi kelangkaan ini, DisperindagkopUKM Bateng menegaskan agar agen dan pangkalan tidak menyebarkan informasi yang menyesatkan dan berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

“Jangan membuat masyarakat takut tidak kebagian LPG, karena itu bisa memicu panic buying. Kami juga mengingatkan agar tidak ada pengecer, toko, atau oknum masyarakat yang menimbun LPG lalu menjualnya kembali dengan harga tinggi,” tegasnya.

Ia menambahkan, selama distribusi belum kembali normal, agen dan pangkalan diminta menyalurkan LPG secara adil dan merata kepada masyarakat serta pelaku UMKM.

“Untuk sementara, masing-masing konsumen hanya boleh dilayani maksimal satu tabung LPG 3 kilogram sampai kondisi benar-benar normal,” pungkasnya.

Baca Juga  PT Timah Tbk Dukung Kegiatan Pemkab Bangka Tengah Gelar Mudik Gratis