Nahas, di tengah perjalanan, rekan korban berinisial YA dihadang dan dikeroyok oleh sekelompok orang yang berjumlah sekitar 15 orang. Saat mencoba menolong, RS justru ikut menjadi sasaran amuk massa.

“Salah satu pelaku mengayunkan pedang ke arah paha korban. Korban mencoba menangkis dengan tangan kanan, sehingga mengakibatkan luka pada jari manis dan jari tengahnya,” ungkap Kurniawan.

Tak hanya senjata tajam, salah satu pelaku juga menembakkan ketapel yang mengenai bahu kanan korban. Setelah melakukan aksi kekerasan tersebut, para pelaku langsung melarikan diri dari tempat kejadian perkara (TKP).

Korban RS didampingi orang tuanya kemudian melaporkan kejadian ini ke Mapolres Bangka Selatan untuk diproses secara hukum. (**)

Baca Juga  Peringatan Hari Sumpah Pemuda di Desa Pangkal Buluh Bakal Meriah, Ada Lomba Layangan dan Voli Terpal