500 Offroader Taklukkan Jalur Ekstrem Bangka Selatan
Lebih lanjut, Andi mengungkapkan adanya wacana untuk mendorong Bangka Selatan menjadi tuan rumah event trabas berskala internasional. Hal tersebut sempat dibahas bersama Bupati Bangka Selatan Riza Herdavid dan Offroader nasional, The Legend of Climbing Indonesia, Zakir.
“Jika ke depan ada kesempatan dan komunikasi yang baik, insyaallah kita akan dorong Bangka Selatan menjadi tuan rumah even internasional,” ungkapnya.
Ia optimistis, even trabas adventure dengan skala nasional hingga internasional dapat mengangkat nama Bangka Selatan di kancah global, mengingat penggiat offroad tersebar di seluruh Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bahkan hingga luar negeri.
Ratusan Offroader ini akan menempuh jalur sepanjang 26 KM di seputaran Gunung Muntai dan Parit 7 Desa Keposang, Toboali.
Sementara itu, Ketua PWI Bangka Selatan, Dedy Irawan, mengatakan Trasi merupakan bagian penting dari rangkaian kegiatan HPN dan HUT ke-23 Bangka Selatan. Selain sebagai ajang olahraga dan silaturahmi komunitas, kegiatan ini juga berdampak positif terhadap promosi daerah.
Selain Trasi ada dua even lagi yang akan digelar yaitu Basel Run 2026 dan Pushbike.
“Untuk Basel Run peserta terdaftar mencapai 1.300 runners dan Pusbike 100 peserta yang 60 peserta di antaranya datang dari Sumatera” kata Dedy.
“Event seperti Trasi ini bukan hanya olahraga, tetapi juga sarana promosi Bangka Selatan. Kehadiran ratusan peserta dari luar daerah tentu berdampak pada sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat,” ujar Dedy.
Ia berharap kegiatan Trasi dapat terus digelar secara berkelanjutan dan menjadi agenda rutin yang mampu memperkuat citra Bangka Selatan sebagai destinasi sport tourism dan adventure di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
