“Melalui forum ini, kami memiliki ruang untuk menyampaikan aspirasi daerah sekaligus menyelaraskan kebijakan nasional agar program kerja yang dihasilkan dapat diimplementasikan secara efektif di Bangka Belitung,” ujar Akhlakul di sela-sela kegiatan.

Selama tiga hari, agenda Sidparnas 2026 difokuskan pada beberapa poin krusial, di antaranya evaluasi laporan pertanggungjawaban program kerja, perumusan rekomendasi strategis organisasi dan enetapan arah kebijakan Dewan Kerja Nasional untuk periode mendatang.

Selain sidang pleno, rangkaian kegiatan juga diisi dengan diskusi tematik dan konsolidasi organisasi guna mempererat sinergi antar-DKD se-Indonesia.

Melalui partisipasi aktif ini, DKD Kepulauan Bangka Belitung berharap hasil rekomendasi Sidparnas dapat memberikan dampak nyata bagi penguatan kelembagaan dan pengembangan potensi Pramuka Penegak serta Pandega di wilayah Serumpun Sebalai. (**)

Baca Juga  Elizia: Pramuka Adalah Wadah Kaderisasi Pemimpin Berkarakter