BANGKA SELATAN, TIMELINES.ID – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan bersama DPRD menggelar rapat paripurna dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-23 Kabupaten Bangka Selatan di Ruang Rapat Paripurna DPRD, Selasa (27/1/2026).

Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Bangka Selatan ini berlangsung khidmat. Hadir dalam acara tersebut Gubernur Kepulauan Bangka Belitung yang diwakili Kepala Biro Pemerintahan, Kurniawan, S.T., M.M., unsur Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, tokoh masyarakat, hingga organisasi profesi dan kepemudaan.

Dalam sambutannya, Bupati Bangka Selatan, H. Riza Herdavid, S.T., M.Tr.IP., menyampaikan bahwa peringatan Hari Jadi Kabupaten Bangka Selatan ke-23 tahun ini mengusung tema “Bekecak, Behame Kite Pacak”. Tema tersebut mengandung makna ajakan kepada seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat kebersamaan, serta meningkatkan kolaborasi dalam rangka memajukan daerah yang dikenal sebagai Negeri Junjung Besaoh.

Baca Juga  Pemkab Basel Dorong Pertumbuhan Ekonomi di KTPN Batu Betumpang

“Peringatan Hari Jadi Kabupaten Bangka Selatan yang ke-23 tahun ini mengusung tema ‘Bekecak, Behame Kite Pacak’, yang mengingatkan kita semua akan pentingnya menjaga persatuan, kebersamaan, dan kolaborasi sebagai modal utama dalam memajukan daerah yang kita cintai bersama, yaitu Negeri Junjung Besaoh,” ungkapnya.

Ia juga memaparkan capaian kinerja Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan sepanjang tahun 2025 yang menunjukkan hasil positif pada berbagai indikator pembangunan. Penilaian Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) tahun 2025 memperoleh nilai 4,37 dengan kategori A- (sangat baik), meningkat dibandingkan tahun 2024 yang berada pada angka 3,92. Komitmen terhadap tata kelola pemerintahan yang baik juga tercermin melalui capaian Monitoring, Controlling, Surveillance, and Prevention (MCSP) KPK tahun 2025 yang berada pada zona hijau dengan nilai 84,6.

Baca Juga  Komitmen Benahi Tata Kota Toboali Bawa Bupati Riza Kembali Terima Penghargaan Nasional

Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat menjadi 70,83 atau kategori tinggi, tingkat pengangguran terbuka menurun dari 4,94 persen menjadi 4,48 persen, serta Indeks Inovasi Daerah menempatkan Bangka Selatan sebagai kabupaten inovatif dengan skor 56,26. Pertumbuhan ekonomi tercatat sebesar 2,58 persen pada triwulan III tahun 2025 yang didukung oleh sektor pertanian, perkebunan, perikanan, dan pertambangan, sejalan dengan fokus pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan, ekonomi kreatif, serta mendorong pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan.

Bupati Riza juga menegaskan bahwa sektor pariwisata menjadi salah satu sektor unggulan yang diharapkan terus berkembang melalui pembenahan dan pemanfaatan potensi wisata yang ada.

“Sektor pariwisata kita merupakan salah satu sektor yang diharapkan terus berkembang dengan baik seiring pembenahan dan pemanfaatan lokasi serta objek pariwisata, sehingga dapat memberikan multiefek ekonomi bagi masyarakat Bangka Selatan,” ujarnya.

Baca Juga  Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah, Bupati Riza: Pemkab Basel Siap Bersinergi Wujudkan Asta Cita