Guna memperkuat koordinasi, kepengurusan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Bangka Tengah kini ditempatkan langsung di bawah naungan Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra). Langkah ini diharapkan membuat pengambilan kebijakan pembinaan kafilah menjadi lebih efektif dan terarah.

Selain kesiapan peserta, aspek teknis penyelenggaraan juga menjadi prioritas. Bupati telah membentuk tim kecil untuk menyusun konsep pelaksanaan, mulai dari penentuan lokasi utama, kesiapan sarana prasarana, hingga akomodasi bagi peserta dari seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

“Kita ingin menjadi tuan rumah yang profesional. Para peserta MTQH adalah tamu Allah SWT, maka harus disambut dengan pelayanan terbaik dan suasana nyaman agar mereka tampil maksimal,” imbuhnya.

Algafry mengajak seluruh elemen masyarakat, tokoh agama, dan instansi terkait untuk bersinergi. Ia optimistis Bangka Tengah mampu meraih sukses ganda, yakni sukses sebagai penyelenggara sekaligus sukses dalam prestasi. (**)

Baca Juga  Pemkab Bateng Terima Bantuan 63 Sapi dari CSR Mitra, 6 Ekor dari ASN