Tak terima dengan tuduhan tersebut, korban mencoba mengklarifikasi secara baik-baik dan meminta pelaku menjaga ucapannya. Namun, hal itu justru memicu amarah pelaku. AI mengklaim wilayah tersebut sebagai “kekuasaannya” sebelum akhirnya menyerang korban.

“Pelaku AI menendang punggung korban hingga terjatuh. Saat korban tersungkur, pelaku I langsung mencekik lehernya, sementara AI memukul bagian mata korban berkali-kali hingga berlumuran darah,” beber Kasatreskrim.

Melihat kondisi korban yang terluka parah, kedua pelaku langsung melarikan diri. Tim Buser Naga yang menerima laporan segera bergerak melakukan penyelidikan hingga berhasil mengidentifikasi keberadaan AI.

Saat ini, AI beserta barang bukti berupa satu lembar hasil visum telah diamankan di Mapolresta Pangkalpinang untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga terus melakukan pengejaran terhadap pelaku I yang identitasnya sudah dikantongi. (**)

Baca Juga  Dorong Kemandirian Ekonomi, Gubernur Hidayat Arsani Pastikan Bantuan Sarana Perikanan Tepat Sasaran