Puisi Humanis
Bising kata obralkan opini
Hingar syair meruntuhkan memori
Panggung bercerita tentang koloni
Paradigma terlahir diusung hari
Kini tapak mulai jelas
Bisik merdu sentuh rindu
Gerilya otak bersenjata culas
Korbankan serdadu dengan candu
Kabut tipis hilang kini
Menyisakan hitam rata menggenang
Sungguh humanis puisiku ini
Bak malam bertabur bintang
Halaman
1 2
