KURASI dan RASAKU Jadi Program Unggulan Bunda Literasi Bangka Tengah 2025–2029
“Bukan soal berapa banyak buku yang dimiliki, tapi bagaimana membaca bisa dimulai dari rumah. Program-program lain juga akan kami integrasikan dengan DKP dan Insyaallah dalam waktu dekat akan kami launching,” jelasnya.
Eva menilai minat baca anak sebenarnya sudah ada jika diberikan ruang dan kesempatan. Ia mencontohkan pengalamannya yang tergabung dalam komunitas Pena Muda.
“Tugas kita adalah meningkatkan daya baca anak. Orang tua harus memulai dari rumah dengan membiasakan anak membaca,” katanya.
Ia mengakui tantangan literasi saat ini cukup besar, terutama dengan kehadiran gawai yang lebih menarik karena visual, suara, dan gerak.
“Karena itu buku harus dibuat lebih menarik, salah satunya dengan membacakan cerita menggunakan mimik dan cara yang ekspresif, sehingga anak tertarik pada buku,” pungkasnya. (**)
