“Apa itu Guam,” tanya Ahmad. “Guam adalah penyakit kampung dan bisa diobati oleh orang-orang yang pernah menjulurkan tangannya ke mulut buaya,” jawab Pak Supri.

Sebelum siang, pasangan muda Ahmad dan istrinya datang menemui pak Sopyan yang jarak antara desa mereka hanya dibatasi aliran sungai. Dan benar apa yang dikatakan Pak Supri, ketika mereka tiba di rumah Pak Sopyan dengan santai menjelaskan bahwa anak mereka terkena penyakit Guam.

Setelah mencelupkan jari tangan ke dalam segelas air Pak Sopyan memoleskan tangannya ke kiri kanan serta ke dalam mulut Lisa sang bayi yang masih dalam dekapan ibunya. Hal tersebut dilakukan pak Sopyan sebanyak 3 kali sambil bersalawat berharap Allah menyembuhkan sakit sang bayi.

Baca Juga  Guruku

Malam berangsur dan Lisa kini bisa tidur dengan pulas setelah disusui sang ibu. Berbeda dengan malam sebelumnya saat sang ibu menjulurkan asi kepada Lisa, pekak tangis sang bayi bertambah nyaring dalam hening. Sakit yang diderita Lisa kini mulai berangsur pulih, bercak-bercak putih di mulutnya pun mulai hilang.

Walahualam bissawaf, Hanya Allah yang maha kuasa atas segala sesuatu. Semua penyakit pasti ada obat nya…dan GUAM menurut keyakinan masyarakat di wilayah selatan Pulau Bangka adalah dengan dikelok (dimasukan jari) orang-orang yang pernah memasukkan tangan dan jarinya ke mulut buaya. Percaya atau tidak namun itu adalah fakta yang nyata.

Wassalam, Yoelch