Angka Kemiskinan Naik, Pemkab Bangka Tengah Susun Rencana Aksi Percepatan 2026
“Untuk desil 1 atau kategori sangat miskin tercatat sebanyak 5.170 KK, namun setelah diverifikasi oleh Dinas Sosial baru 4.986 KK. Karena itu Dinsos dan Disdukcapil harus benar-benar bersinergi untuk pembaruan dan pemutakhiran data,” jelasnya.
Efrianda menegaskan, penyusunan rencana aksi ini menjadi langkah konkret Pemkab Bateng dalam menekan angka kemiskinan dengan pendekatan satu data dan satu kebijakan intervensi.
“Sumber datanya sekarang satu dan penanggulangannya juga satu. Jangan sampai ada masyarakat yang menerima bantuan ganda, sementara yang lain tidak kebagian. Hari ini kita sepakat menggunakan satu data,” tegasnya.
Menurutnya, ketepatan sasaran menjadi kunci utama keberhasilan program pengentasan kemiskinan.
“Kita ingin intervensi yang tepat sasaran. Jangan nelayan diberi bantuan UMKM, padahal yang mereka butuhkan adalah alat tangkap ikan dan sarana pendukung lainnya,” pungkas Efrianda.
