Sesampainya di lokasi, korban tidak ditemukan. Rekan korban hanya mendapati senter milik Jauhari dalam kondisi masih menyala dan mengapung di pinggir sungai.

Mengingat kawasan Sungai Limbung dikenal sebagai habitat buaya, korban diduga kuat diserang predator tersebut. Kejadian itu kemudian segera dilaporkan ke Kantor SAR Pangkalpinang.

Tim SAR gabungan yang tiba di lokasi langsung melakukan koordinasi dengan masyarakat setempat dan melaksanakan pencarian. Mikel menjelaskan, upaya pencarian telah dilakukan sejak malam hari dengan memanfaatkan drone thermal.

“Pencarian semalam kami maksimalkan menggunakan drone thermal untuk mendeteksi keberadaan korban maupun predator yang diduga menerkam korban, namun hasilnya masih nihil,” jelasnya.

Ia menambahkan, operasi pencarian menghadapi sejumlah kendala, di antaranya kondisi sungai yang memiliki banyak anak sungai serta potensi keberadaan hewan buas di sekitar lokasi kejadian, sehingga diperlukan kewaspadaan tinggi bagi seluruh personel di lapangan.

Baca Juga  Pekerja TI Selam di Penganak Ditemukan Mengapung

“Pagi ini pencarian kembali dilanjutkan bersama Tim SAR Gabungan. Semoga korban dapat segera ditemukan,” tutup Mikel.