Menu kering yang dimaksud berupa roti, bolu, atau makanan lain yang tidak mudah basi. Penentuan menu tetap mengacu pada rekomendasi ahli gizi agar kebutuhan nutrisi penerima manfaat tetap terpenuhi.

“Nanti ahli gizi yang akan menentukan menunya untuk pendistribusian,” jelasnya.

Ulfi menegaskan, distribusi tetap dilakukan seperti biasa selama siswa masih berada di sekolah pada jam belajar.

Adapun jumlah penerima manfaat MBG di wilayah tersebut mencapai sekitar 2.893 orang, terdiri dari lebih dari 2.000 siswa dan sekitar 500 penerima dari kelompok 3B.

Baca Juga  Dinsos PMD Bangka Tengah Inisiasi Gagasan Baru Tangani Masalah Sosial