Sementara itu, barang bukti berupa satu bilah parang masih dalam proses pencarian oleh pihak kepolisian.

Sebelumnya, peristiwa penganiayaan terjadi pada Minggu (8/2/2026) sekitar pukul 19.00 WIB. Kejadian bermula saat korban sedang berjalan di sekitar lokasi kejadian dan mendapat ejekan bernada menghina dari pelaku.

Tak terima dengan ejekan tersebut, korban menantang pelaku hingga terjadi perkelahian. Seorang warga sempat melerai, namun situasi kembali memanas.

Pelaku kemudian mengambil sebilah parang dari dalam tas dan langsung mengayunkannya ke arah korban. Korban berusaha menangkis menggunakan tangan kanan, namun sabetan parang tetap mengenai tangan kanan dan pelipis kiri korban.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka serius pada tangan kanan serta luka di bagian pelipis kiri. Usai terkena sabetan, korban langsung melarikan diri dari lokasi kejadian untuk menyelamatkan diri.

Baca Juga  Jaraknya hanya 16 Meter dengan SUTT, Algafry Minta Penambang di Merbuk Hentikan Aktivitas

Saat ini, pelaku telah diamankan dan masih menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.