Retak yang Menanti Pulang
Berat jiwa bukan beban dunia kejam,
Bukan duri jalan yang menusuk telanjang.
Iman merangkak, pudar cahaya subuh,
Itulah beku yang meremukkan dada.
Jatuh hari ini? Bukan jurang akhir abadi.
Itu bisik: masih ada tangga menanjak.
Allah tak tuntut sempurna di pelataran,
Hanya satu langkah—kembali, pulanglah.
Toboali, 14 Februari 2026
Halaman
1 2
