Meskipun bekerja dengan bantuan penerangan lampu seadanya (lampu genset/senter/lampu truk), kemanunggalan antara TNI dan rakyat tetap terlihat kuat. Warga setempat secara sukarela turut membantu menyediakan logistik ringan serta membantu pekerjaan teknis di lapangan sebagai bentuk dukungan moral terhadap program pembangunan di desa mereka.

Pembangunan infrastruktur jalan ini diharapkan dapat menjadi urat nadi perekonomian baru bagi masyarakat desa, memperlancar akses transportasi hasil bumi, serta meningkatkan kualitas hidup warga di wilayah kepulauan.

Hingga saat ini, progres pembangunan fisik jalan telah mencapai 55%. Satgas optimis seluruh rangkaian kegiatan TMMD, baik sasaran fisik maupun non-fisik, akan rampung 100 persen sebelum upacara penutupan resmi dilaksanakan.

Baca Juga  Capaian CKG Baru 11 Persen, Dinkes Bangka Tengah Gandeng Klinik Kejar Target 46 Persen