Markus Kembali Rombak Posisi Pejabat Struktural di lingkungan Pemda Babar
“Jabatan bukan hak, melainkan kepercayaan. Maka, laksanakan lah tugas dengan rasa syukur dan tanggung jawab,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan, tugas yang diemban para pejabat ke depan bukanlah tugas biasa. Mereka dituntut mampu menjawab ekspektasi publik terhadap kualitas layanan yang semakin meningkat, perkembangan teknologi yang sangat cepat, serta regulasi yang kian dinamis.
“Oleh karena itu, saya minta saudara untuk: pegang teguh integritas dan loyalitas pada tugas, bangun koordinasi lintas unit secara aktif dan konstruktif, serta kelola program kerja dengan akuntabilitas, efisiensi, dan dampak nyata,” ujarnya.
Markus juga menyoroti pentingnya kepercayaan publik sebagai fondasi utama pelayanan pemerintahan. Ia berharap pejabat yang baru dilantik dapat menjalankan peran strategis sebagai penghubung antara pimpinan dan staf, penjaga disiplin serta etika ASN, sekaligus pengawal peningkatan kualitas pelayanan publik.
“Kepercayaan adalah mata uang paling berharga dalam pelayanan publik,” katanya.
Selain itu, Bupati turut menegaskan bahwa rotasi dan mutasi jabatan merupakan hal yang wajar dalam dinamika organisasi pemerintahan. Proses tersebut, kata dia, telah memperoleh persetujuan teknis dari Kepala Badan Kepegawaian Negara dengan nomor 10073/R-AK.02.03/SD/F.IV/2026 dan 10075/R-AK.02.03/SD/F.IV/2026 tertanggal 12 Februari 2026.
“Pengisian kekosongan jabatan ini adalah upaya untuk memperkuat kapasitas kelembagaan, menumbuhkan semangat baru, serta mendorong peningkatan kinerja yang berdampak langsung kepada masyarakat,” ucapnya.
