Ia menilai penggunaan bungkus plastik sederhana tanpa standar kelayakan justru dapat menurunkan kualitas makanan, baik dari sisi higienitas maupun nilai gizi. Karena itu, ia meminta pihak penyelenggara dapur segera melakukan pembenahan menyeluruh sebelum program kembali dijalankan.

“Jangan sampai program yang menggunakan anggaran negara justru tidak memberikan manfaat maksimal. Masyarakat berhak mendapatkan makanan yang benar-benar bergizi dan layak konsumsi,” ujarnya.

Beliadi juga meminta instansi terkait segera turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengecekan terhadap proses produksi makanan di dapur MBG Sijuk, mulai dari pemilihan bahan baku, proses memasak, standar kebersihan dapur, hingga distribusi kepada penerima manfaat.

Menurutnya, pengawasan harus dilakukan secara ketat agar program MBG berjalan sesuai tujuan awal pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat dan menekan angka stunting.

Baca Juga  Cari Kepiting di Pulau Sekutai, Warga Belitung Sempat 1 Hari Dikabarkan Hilang

“Kalau memang ditemukan kekurangan, segera diperbaiki. Setelah semuanya sesuai standar, baru operasional bisa dilanjutkan kembali. Ini demi kebaikan bersama,” katanya.