Algafry Tekankan Pentingnya Jaga Kerukunan di Tengah Keberagaman Bangka Tengah
Algafry juga mengapresiasi filosofi lokal Thong Ngin Fan Ngin Jit Jong, yang selama ini menjadi simbol persatuan antara etnis Tionghoa dan Melayu di Bangka Belitung. Filosofi tersebut mencerminkan semangat persaudaraan tanpa memandang latar belakang suku maupun agama.
“Semangat kebersamaan ini harus terus kita rawat. Jangan sampai ada gesekan hanya karena perbedaan. Justru dari perbedaan itu kita belajar untuk saling memahami,” tambahnya.
Lebih lanjut, Algafry menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah berkomitmen penuh menjamin kebebasan beribadah bagi seluruh umat beragama. Ia memastikan tidak boleh ada diskriminasi maupun hambatan dalam menjalankan keyakinan masing-masing.
Pemerintah daerah, kata dia, akan terus mendorong terciptanya ruang dialog dan komunikasi antarumat beragama guna memperkuat toleransi dan menjaga stabilitas sosial di daerah.
Dengan semangat persatuan tersebut, Algafry berharap Bangka Tengah tetap menjadi daerah yang aman, damai, dan menjadi contoh praktik toleransi di tengah keberagaman Indonesia.
