Rangkaian kegiatan dimulai dengan aksi clean up di sepanjang pesisir. Para peserta memungut sampah dan melakukan pemilahan menjadi tiga kategori, yaitu botol plastik, kaleng dan kaca, serta sampah plastik lainnya seperti kantong kresek dan kemasan makanan. Langkah ini tidak hanya memudahkan pengelolaan selanjutnya, tetapi juga menjadi bentuk edukasi langsung mengenai pentingnya pengurangan dan pemisahan sampah dari sumber.

Setelah membersihkan pantai, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi santai yang fokus pada kepedulian terhadap lingkungan pesisir. Dalam sesi tersebut dibahas dampak sampah terhadap ekosistem laut, ancaman mikroplastik bagi biota perairan, serta pentingnya konsistensi gerakan lingkungan yang melibatkan partisipasi masyarakat luas. Narasumber dari HIMAIKA UBB turut menyampaikan paparan terkait isu tersebut.

Baca Juga  Berkah Ramadhan, YSBB Bagikan 309 Takjil dan 50 Paket Sembako

Ketua Pepelingasih Kabupaten Bangka Umar Dzaki Elfatih mahasiswa UBB menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar acara seremonial, melainkan bentuk komitmen untuk membangun kesadaran kolektif. “Kami berharap kegiatan ini dapat menanamkan semangat cinta lingkungan di kalangan generasi muda dan mendorong aksi berkelanjutan di masa depan,” ujarnya.

Kegiatan ditutup dengan sesi buka bersama yang mempererat silaturahmi antarorganisasi dan memperkuat komitmen bersama untuk menjaga kebersihan pantai serta kelestarian lingkungan pesisir di Kabupaten Bangka.