Karena itu, figur ayah dianggap memiliki peran sentral dalam membangun pengawasan, kedekatan emosional, serta perlindungan terhadap anak di lingkungan keluarga.

Sementara itu, terkait dengan penilaian Kabupaten Layak Anak (KLA), Algafry menjelaskan bahwa kasus kekerasan seksual terhadap anak memang menjadi salah satu indikator penilaian, namun bukan satu-satunya aspek yang dinilai.

Ia menyebut, kejadian serupa juga ditemukan di daerah lain yang telah menyandang predikat Kabupaten Layak Anak di Provinsi Bangka Belitung.

“Kejadian-kejadian itu juga didapati di daerah yang memiliki kategori kabupaten layak anak, sebenarnya,” katanya.

Meski demikian, Algafry menegaskan pihaknya tidak meremehkan persoalan tersebut. Ia mengaku sangat prihatin atas kasus-kasus yang terjadi dan berkomitmen memperkuat upaya pencegahan.

Baca Juga  Selamat! Bupati Algafry Raih Penghargaan Nasional sebagai Kepala Daerah Peduli Pendidikan

“Kita juga sangat miris, kita juga berusaha bagaimana pencegahan ini kita lakukan. Tapi begitulah kondisi yang ada, ternyata yang melakukan justru orang terdekat,” pungkasnya.