Ketua Kelompok Tani Mitra Mandiri, Muhammad Azhar, mengatakan bahwa bantuan tersebut sangat membantu kelompoknya yang selama ini mengolah lahan secara manual.

“Selama ini kami mengolah tanah menggunakan cangkul secara manual, itu cukup melelahkan, tidak efektif, dan memakan waktu lama. Dengan adanya mini kultivator dari PT TIMAH ini, proses menghancurkan dan meratakan tanah jadi lebih cepat dan hasilnya lebih maksimal,” ujar Azhar.

Senada Dedi Junaidi dari Kelompok Tani Bina Tani dari Dusun Ganse mengatakan, saat ini pertanian bawang merah yang mereka lakukan terus berkembang dengan dukungan dari PT Timah.

“Prospek petani bawang sebenarnya cukup menjanjikan, apalagi kami dibina PT Timah sekarang. Kami juga diberikan pelatihan budidaya bawang merah yang dapat menambah wawasan baru, sehingga kedepannya kami jadi tahu dan bisa mengembangkan budidaya bawang merah sesuai dengan ilmu yang kami dapatkan,” ujarnya.

Baca Juga  Bangun Ekosistem Musik Lokal, PT Timah Support Kreativitas Musisi Bangka Belitung

Sama halnya dengan, Ketua Gapoktan Sinar Baru, Amir mengatakan, PT TIMAH membina mereka untuk melaksanakan pertanian cabai, guna mendukung ketahanan pangan dan memperkuat komoditas pertanian lokal.

“PT Timah sudah memberi dukungan berupa modal usaha dan juga pendampingan teknis atau penyuluhan sejak 2023, dan semenjak itu hasil panen kami bertambah dan kualitasnya meningkat,” ujarnya. (*)