Inflasi yang rendah dan stabil menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dan berkelanjutan. Oleh karena itu, implementasi strategi 4K yang efektif yakni Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi dan Komunikasi Efektif menjadi ramuan yang ampuh untuk mencapai hal tersebut.

Selanjutnya, Bank Indonesia juga terus mendukung implementasi program pengendalian inflasi di masing-masing daerah. Sampai dengan bulan Februari 2026 setidaknya Bank Indonesia telah memfasilitasi 15 kali penyelenggaraan Operasi Pasar Murah (OPM) dan Gerakan Pangan Murah (GPM) di seluruh Pemerintah Daerah baik Provinsi maupun Kabupaten/Kota.

“Hal ini dilakukan agar masyarakat mudah mengakses bahan pangan dengan harga yang terjangkau,” kata Rommy dalam rilisnya kepada media di Pangkalpinang, Selasa.

Baca Juga  Kapolda Babel Cek Ketersedian Bahan Pokok di Pasar Pagi Pangkalpinang

Di sisi lain, Bank Indonesia juga turut mendukung fasilitasi distribusi 18.500 kg daging sapi beku dari Bekasi ke Kabupaten Belitung Timur sebagai bentuk upaya antisipatif menekan lonjakan harga daging sapi.

Tidak terbatas pada upaya menjaga stabilitas harga dalam jangka pendek, Bank Indonesia juga mendukung pengendalian inflasi jangka menengah-panjang dengan turut mendorong peningkatan produksi pangan lokal di Bangka Belitung khususnya komoditas yang memberikan andil terhadap inflasi.

“Dengan program pemberdayaan klaster pangan binaan baik dari aspek produksi maupun pemasaran. Harapannya upaya tersebut dapat mendukung ketahanan pangan di Bangka Belitung, serta pada gilirannya dapat mendukung program MBG seiring bertambahnya jumlah SPPG yang aktif di Bangka Belitung,” ujarnya.

Baca Juga  Selamat! Wahyu dan Leycia Wakili Kepulauan Babel di Ajang PPKI 2023

Rommy juga menegaskan bahwa tantangan inflasi ke depan masih tetap ada, namun dengan Optimisme, Komitmen dan Sinergi (OKS) bersama Kepala Daerah dan instansi terkait diharapkan dapat terus menjaga inflasi pada rentang yang rendah dan stabil sesuai dengan sasaran target inflasi nasional.**