Terkait upaya menyatukan langkah para kepala daerah, ia mengakui masih terdapat kendala teknis dalam menentukan waktu pertemuan bersama.

“Beberapa kali waktu kita atur cuma teman-teman (kepala daerah) di daerah itu belum ketemu waktu untuk kompak sama-sama bertemu,” katanya.

Ia pun menambahkan pada dasarnya seluruh pihak telah memiliki kesiapan untuk duduk bersama dan mencari solusi terbaik.

“Mediasi ini belum terjadi kesiapan mereka sudah ada tinggal bertemu,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Bangka Barat, Markus, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan komitmen Rudianto Tjen terhadap pembangunan daerah. Ia menilai kehadiran wakil rakyat di tengah masyarakat menjadi penyemangat bagi pemerintah daerah dalam menghadapi tantangan fiskal.

Baca Juga  Kuota Haji Bangka Tengah Bertambah, Total 166 Jemaah

“Kami menyambut baik beliau merupakan salah satu wakil rakyat kita yang saya anggap terbaik lah di Bangka Belitung. Harapan kami dengan buka bersama masyarakat bisa menjaga tali silaturahmi kita tentunya kami sudah menyampaikan paparan apa yang sudah kami lakukan selama 7 bulan ini. Kami semua intinya ini ingin Bangka Barat semakin maju. Bagaimana caranya memajukan Bangka Barat di tengah keterbatasan anggaran ini,” ungkap Markus.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat menjadi kunci dalam mempercepat realisasi program pembangunan, terutama di tengah keterbatasan anggaran yang sedang dihadapi daerah.