Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH): Memberikan hunian yang lebih layak dan sehat bagi warga kurang mampu.

Penyediaan Air Bersih: Pembangunan Sumur Bor untuk mengatasi kesulitan air bersih di musim kemarau.

Fasilitas Umum: Renovasi Mushola sebagai pusat ibadah dan kegiatan sosial keagamaan warga.

“Pemilihan lokasi di Pulau Lepar didasarkan pada kebutuhan mendesak akan aksesibilitas jalur masyarakat ke sawah. Keterisolasian wilayah selama ini menjadi kendala utama mobilitas warga. TMMD datang untuk merajut asa, membangun konektivitas, dan mendekatkan pelayanan,” tegas Dandim 0432/Basel, Letkol Inf Agus Wicaksono.

Dampak Ekonomi bagi Masyarakat

Penyelesaian jalur darat ini sangat dinantikan oleh warga setempat. Dengan jalan yang memadai, hasil panen sawah dan kebun kini dapat diangkut dengan lebih cepat dan biaya distribusi yang lebih murah. Program yang berlangsung selama satu bulan ini diharapkan menjadi pemantik roda ekonomi di Pulau Lepar, sekaligus bukti nyata komitmen TNI AD dalam mengatasi kesulitan rakyat di wilayah terdepan Indonesia.

Baca Juga  Hari Kelima TMMD ke-127, Satgas Kodim Bangka Selatan Mulai Lakukan Pemadatan Jalan Penghubung ke Persawahan