UBB – Polda Babel Jalin Kerja Sama, Perkuat Sinergi Antarperguruan Tinggi dan APH
Pemerintah kemudian menambah jumlah personel kepolisian dengan harapan angka kriminalitas dapat menurun. Namun, hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan jumlah polisi tidak secara signifikan menurunkan angka kejahatan.
Menurutnya, temuan tersebut kemudian mendorong kepolisian untuk melibatkan akademisi dalam melakukan penelitian lebih lanjut. Dari kajian tersebut ditemukan bahwa partisipasi masyarakat merupakan salah satu faktor penting dalam menekan tingkat kriminalitas.
“Dari sinilah kemudian berkembang konsep kepolisian yang bersifat prediktif, di mana polisi harus mampu memprediksi potensi yang akan terjadi ke depan,” terang Rimsyahtono.
Ia menambahkan, saat ini kepolisian mengembangkan program Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan) yang juga membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi.
Oleh karena itu, kerja sama dengan Universitas Bangka Belitung diharapkan dapat memperkuat kolaborasi dalam bidang penelitian, literasi hukum, serta penguatan keamanan dan ketertiban masyarakat melalui pendekatan akademik.
Adapun ruang lingkup kerja sama yang disepakati meliputi pengembangan kegiatan akademik, penelitian bersama, program edukasi hukum dan keamanan, serta berbagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Melalui penandatanganan PKS ini, UBB terus menunjukkan komitmennya dalam memperluas jejaring kemitraan strategis dengan berbagai lembaga guna mendukung pengembangan ilmu pengetahuan serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan posko pusat studi kepolisian sebagai salah satu bentuk implementasi kerja sama antara UBB dan Polda Babel.
Melalui kolaborasi ini, kedua institusi diharapkan dapat memperkuat sinergi antara dunia akademik dan institusi penegak hukum dalam menghasilkan kajian ilmiah, pengembangan sumber daya manusia, serta berbagai program edukasi yang berkontribusi pada peningkatan keamanan dan ketertiban masyarakat di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.**
