Segalanya tumbuh karena kasih mereka pada kita, bahkan sebelum anak tahu arti terima kasih. Tapi, ketika kita mulai tumbuh besar. Langkah mulai cepat, mimpi mulai tinggi, anak sudah belajar memilih, Kadang membantah, kadang tidak mendengar dan mulai tak sabaran serta ego yang mulai tinggi. Padahal orang tua menasihati karena sayang, bukan karena ingin marah. Orang tua mulai belajar melepas dengan senyum yang menutupi cemas.

Allah SWT, memeritahkan kita untuk terus berbakti atau berbuat baik kepada mereka, sebagaimana dijelaskan dalam QS. Al Isra ayat 24:

“Rendahkanlah dirimu terhadap keduanya dengan penuh kasih sayang dan ucapkanlah, “Wahai Tuhanku, sayangilah keduanya sebagaimana mereka berdua (menyayangiku ketika) mendidik aku pada waktu kecil.” (QS. Al-Isra: 24).

Baca Juga  Sisi Unik Puasa Ramadhan, Yuk Simak Penjelasannya

Surah Al-Isra ayat 24 berisi perintah Allah SWT untuk bersikap rendah hati, penuh kasih sayang, dan mendoakan orang tua sebagai wujud bakti (birrul walidain). Ayat ini menekankan pentingnya membalas jasa orang tua yang telah mendidik di waktu kecil dengan doa: “Wahai Tuhanku, sayangilah keduanya sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku pada waktu kecil.”

Jadi, Kasih sayang orang tua kepada anak adalah cinta yang tulus dan tanpa syarat. Sejak kecil, mereka merawat, menjaga, dan mendidik kita dengan penuh kesabaran tanpa mengharapkan balasan. Namun ketika anak tumbuh besar, sering kali manusia lupa akan pengorbanan tersebut.

Melalui Al-Qur’an, Allah SWT memerintahkan kita untuk selalu berbuat baik kepada orang tua, berkata dengan lembut, serta mendoakan mereka. Hal ini dijelaskan dalam QS. Al-Isra ayat 23–24 yang menegaskan pentingnya birrul walidain sebagai bentuk ketaatan kepada Allah.

Baca Juga  Dulu Kawan, Sekarang Mungkin akan Jadi Lawan

Karena itu, sebagai anak kita harus senantiasa menghormati, menyayangi, dan mendoakan orang tua. Mengingat jasa mereka adalah langkah untuk menumbuhkan rasa syukur dan menjadi pribadi yang lebih berakhlak mulia. Dengan berbakti kepada orang tua, kita juga berharap mendapatkan rida Allah SWT dalam kehidupan dunia dan akhirat.