Viktor juga memastikan masyarakat dapat menjalankan rangkaian ibadah selama bulan Ramadhan hingga Idulfitri dengan aman dan nyaman.

Ditambahkan Viktor, peningkatan aktivitas masyarakat juga berpotensi menimbulkan kepadatan lalu lintas serta risiko kecelakaan, sehingga perlu koordinasi dengan berbagai instansi terkait.

“Kami berharap seluruh instansi yang terlibat dapat bekerja sama dalam mengurai potensi kemacetan serta mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas selama masa mudik dan arus balik,” ujarnya.

Tak hanya aspek keamanan dan lalu lintas, Polda Babel juga mengantisipasi meningkatnya aktivitas masyarakat di tempat-tempat keramaian dan objek wisata selama masa libur Idulfitri.

Destinasi wisata di Babel diperkirakan akan menjadi tujuan masyarakat untuk berlibur bersama keluarga sehingga perlu pengamanan agar aktivitas tersebut tetap berjalan tertib dan aman.

Baca Juga  Lebaran Idul Fitri 2023, 1303 Narapida di Babel Dapat Remisi Khusus

Di sisi lain, Polda Babel juga mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap stabilitas harga kebutuhan pokok serta ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) menjelang Hari Raya Idulfitri.

“Stok BBM sebenarnya cukup, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir. Kami juga mengimbau agar tidak terjadi kepanikan yang justru menimbulkan antrean panjang di SPBU,” sebutnya.

Kapolda juga menekankan pentingnya menjaga ketertiban masyarakat selama bulan Ramadan, termasuk mencegah kegiatan yang berpotensi mengganggu keamanan seperti balap liar maupun perkumpulan yang dapat menimbulkan gangguan ketertiban umum.

Ia berharap melalui rapat koordinasi lintas sektoral tersebut, seluruh pihak dapat memperkuat kerja sama sehingga pelaksanaan Idulfitri 1447 Hijriah di Bangka Belitung dapat berlangsung aman, tertib dan kondusif.

Baca Juga  Tutup Apel Kasatwil 2025, Polda Babel Gelar Simulasi Penanganan Unras, Skenario Tertib hingga Aksi Anarkis