“Kita juga ingin membangun semangat silaturahim dengan semua pihak. Baik itu kita sesama muslim, sesama manusia, tidak memandang dia dari agama apapun. Dan yang paling penting kita ingin membangun kehidupan dalam bernegara,” ujarnya.

Dia menilai, tantangan hidup di dalam bernegara ke depan semakin kompleks. Bukan hanya sekadar soal menghadapi efisiensi anggaran, namun saat ini juga sedang dihadapkan dengan kondisi dunia yang sedang perang antara Amerika, Israel dan Iran.

Bukan tidak mungkin, peperangan ini dapat berimplikasi pada tatanan dunia yang mulai terlihat. Dengan buka puasa bersama ini, diharapkan dapat menjadi momentum membangun kebersamaan dan kemajuan untuk Indonesia ke depan dan khususnya bagi Bangka Barat.

Baca Juga  Meski Optimis Dapat Rekomendasi dari PDIP, Rieza Sebut Ikuti Kebijakan Partai