“Kondisi yang terjadi di dalam konflik ini membuat pemerintah melakukan langkah diplomasi dengan prinsip politik luar negeri bebas aktif non-blok. Untuk memitigasi dampak dan mendorong perdamaian. Indonesia juga aktif dalam upaya diplomasi internasional,” ujarnya, Kamis (12/3/2026) kemarin.

Ia mengatakan, upaya lain yang tengah dilakukan Indonesia saat ini termasuk mendukung perdamaian Palestina-Israel melalui Two State Solution. Indonesia juga bersedia menjadi juru damai untuk mengakhiri konflik Iran dengan Israel-Amerika Serikat dengan berkomunikasi dengan negara kawasan teluk, ASEAN, dan negara Barat.

Lebih lanjut, konflik global berdampak pada gejolak harga minyak dunia yang dapat mengganggu stabilitas ekonomi nasional Indonesia. Seperti melemahkan rupiah, meningkatkan harga komoditas dan inflasi. Meskipun harga minyak turun pada 10 Maret 2026, situasi tetap perlu diwaspadai.

Baca Juga  Perkuat Sinergitas dengan Ulama, Kapolres Basel Kunjungi Ponpes Desa Bikang