“Menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kodim 0431/Bangka Barat, Polri, serta pihak terkait lainnya atas terselenggaranya Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dinilai sangat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat setempat,” katanya.

Selain sambutan dari pemerintah daerah, kegiatan tersebut juga diikuti dengan arahan dari Aster Kasad melalui video conference kepada seluruh jajaran di daerah.

Dalam arahannya, Aster Kasad menginstruksikan agar seluruh satuan TNI aktif mengawal ketersediaan dan distribusi pangan di wilayah masing-masing.

“Menginstruksikan seluruh satuan jajaran untuk melakukan pengawalan ketat terhadap ketersediaan dan distribusi pangan di wilayah teritorial masing-masing guna menjamin stabilitas pasokan menjelang Hari Raya Idul Fitri,” disampaikan dalam arahan tersebut.

Ia juga meminta jajaran terkait melakukan pemantauan harga pasar secara real-time untuk mencegah praktik penimbunan barang yang dapat merugikan masyarakat.

Baca Juga  15 WBP Rutan Mentok Tak Bisa Sumbangkan Hak Suaranya, Ini Alasannya

“Memerintahkan jajaran untuk melaksanakan pemantauan harga pasar secara real-time dan proaktif. Hal ini bertujuan untuk mendeteksi dini serta mencegah praktik penimbunan (hoarding) dan spekulasi harga oleh oknum yang tidak bertanggung jawab yang dapat merugikan masyarakat,” lanjutnya.

Dalam bazar tersebut, sejumlah komoditas pangan dijual dengan harga di bawah pasar. Di antaranya beras SPHP sebanyak 8.000 kilogram, beras Kita Premium 500 kilogram, gula PSM 300 kilogram, tepung terigu Mila 100 kilogram, serta minyak goreng Minyakita sebanyak 600 liter untuk kemasan 1 liter dan 600 liter untuk kemasan 2 liter.

Harga yang ditawarkan juga relatif lebih murah, seperti beras SPHP kemasan 5 kilogram seharga Rp59.000, beras Kita Premium 5 kilogram Rp76.000, gula PSM Rp17.500 per kilogram, tepung terigu Rp11.000 per kilogram, dan minyak goreng Minyakita Rp15.500 per liter.

Baca Juga  Satu Penambang Ditangkap, Markus: Menumbing Kawasan Hutan Konservasi dan Sarat Sejarah

Selain itu, tersedia pula berbagai kebutuhan lainnya seperti daging sapi Rp140.000 per kilogram, ayam potong hidup Rp32.000 hingga Rp33.000 per kilogram, minyak goreng Fortune Rp19.000 per liter, serta berbagai produk lain seperti frozen food, bumbu dapur, sayuran, buah-buahan hingga cabai yang dijual dengan harga lebih rendah dari pasaran.