SMKN 1 Pulau Besar Gelar Mabit Sekolah: Langkah Awal Membentuk Karakter Pelajar Religius

BANGKA SELATAN, TIMELINES.ID — Menjelang liburan sekolah, SMK Negeri 1 Pulau Besar mengadakan kegiatan Pesantren Ramadan selama 3 hari lengkap dengan mabit (menginap) di sekolah. Program ini bukanlah kegiatan semata, melainkan implementasi dari surat edaran Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang menekankan pentingnya pembentukan karakter religius siswa-siswi SMK melalui kegiatan mabit bulanan di sekolah.

Namun, pelaksanaan program ini masih menghadapi tantangan karena kurangnya dukungan penuh dari orang tua wali. Banyak orang tua yang mungkin belum mengetahui manfaat besar dari kegiatan mabit, sehingga putra-putrinya tidak antusias mengikutinya. Padahal, mabit di sekolah memiliki dampak positif yang luar biasa bagi perkembangan karakter anak.

Baca Juga  Bupati, Wabup dan Sekda Tak Hadir, Rapat Paripurna DPRD Basel Batal Digelar

Melalui mabit, siswa-siswi diajak untuk melaksanakan salat wajib berjamaah, salat sunnah malam, mengaji, buka bersama, serta berlatih saling berbagi dan bekerjasama. Kegiatan-kegiatan ini tidak hanya memperkuat keimanan, tetapi juga mengajarkan nilai-nilai kehidupan yang tidak diajarkan di mata pelajaran formal. Salat malam yang terasa berat jika dilakukan sendiri, menjadi ringan dan menyenangkan ketika dilaksanakan secara berjamaah—hal ini mengajarkan anak tentang kekuatan kebersamaan dan dukungan sesama.